Agar Kerahasiaan Sebuah Akun Tetap Terjaga, Disarankan untuk Mewariskannya Sebelum Anda Meninggal

0 205
© blog.avira.com

 – Internet bisa menjadi jejak tertulis confeti virtual karena banyak informasi yang dapat ditemukan di dalam akun seseorang. Bukan hanya informasi pribadi secara lengkap, namun termasuk juga no rekening dan password tabungan di bank.

Apalagi saat ini banyak media sosial yang menawarkan sistem keuangan dan payment melalui aplikasi komunikasi. Sangat beresiko dan berbahaya bagi pemilik akun yang telah meninggal dan memiliki banyak rahasia penting yang tersimpan di akun mereka.

Tidak sulit untuk menemukan akun seseorang di Facebook, LinkedIn dan Twitter, bahkan mungkin bisa saja Anda menebak satu atau dua password untuk masuk ke akunnya, walaupun tidak akan bisa menebak password mereka semua.

Banyak kejadian sebuah akun diakses oleh orang lain yang bukan pemilik resmi akun tersebut, tindakan tersebut adalah sebuah pelanggaran hukum.

Seperti yang dikutip dari CNET.com (17/4/2017), menurut angka terbaru dari CDC lebih dari 2,6 juta orang Amerika Serikat meninggal pada tahun 2014 dan sekitar 84 persennya adalah orang dewasa yang aktif di internet.

Salah satu aplikasi password manager, Dashlane memperkirakan bahwa rata-rata para penggunanya memiliki 90 akun, setidaknya ada 200 juta akun ‘mayat hidup’ yang tetap terdaftar di Dashlane.

Langkah tepat yang dinilai dapat memecahkan permasalahan ini adalah dengan melakukan Estate planning 2.0, di mana setiap orang harus mewariskan akun online mereka dan mencatat apa saja yang harus dilakukan terhadap akun mereka setelah mereka setelah meninggal.

Selain itu pemilik juga harus melakukan pengecekan terhadap cloud dan melakukan back up ke hard drive. Langkah ini dinilai sangat tepat bagi Anda yang memiliki data penting dan rahasia di dalam akun Anda sehingga Anda dapat memberikan kepada orang terpercaya saat Anda telah meninggal.

“Jika Anda sudah meninggal, sulit untuk memberikan persetujuan atas data penting Anda, kecuali Anda sudah merencanakan ke depan,” kata Jim Lamm, seorang penulis blog Digital Passing yang berisikan tentang persimpangan perencanaan warisan dan dunia online.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

close