NasDem, PPP, PKB dan Hanura buka peluang koalisi di Pilgub Jabar

0 72

Gema Rakyat – mulai menunjukkan pergerakan arah koalisi di Pemilihan Gubernur Jabar 2018. Seperti yang diperlihatkan Ketua DPD Partai Hanura Jabar Aceng Fikri.

Anggota DPD RI tersebut mengadakan pertemuan dengan Ketua DPW Partai NasDem Jabar Saan Mustopa. Pertemuan singkat dua pimpinan partai tersebut digelar di Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung. Sebelum kehadiran Aceng, Saan juga sudah terlebih dahulu bertemu dengan Ketua DPW PPP Jabar Ade Munawaroh Yasin, dan Sekretaris DPW PKB Jabar Maulana Yusuf.

Ketua DPW Partai NasDem Jabar Saan Mustopa mengatakan, ini merupakan pertemuan lanjutan dari sebelumnya. Pertemuan strategis ini juga semakin menguatkan jalinan komunikasi yang telah terbangun dan membangun kebersamaan di antara keempat partai.

“Kita ingin PPP, PKB, NasDem, Hanura membangun kebersamaan,” ungkapnya.

Empat partai yang kemungkinan berkoalisi ini baru memunculkan nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang hampir pasti didorong menjadi bakal calon gubernur Jabar.

Sekedar diketahui, sebelumnya PKS-Gerindra sendiri sudah bersekutu untuk membangun kekuatan dimana satu namanya yakni Deddy Mizwar. Sedangkan koalisi yang dibangun PDIP-Golkar ini akan mendorong Dedi Mulyadi.

Saan melanjutkan, tentu pertemuan ini menjadi momentum baik untuk membangun kerja sama yang lebih intensif. Apalagi partai-partai ini akan juga berpartisipasi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 16 kabupaten/kota di Jabar maupun Pilgub Jabar 2018 mendatang.

“Kita ingin bangun kebersamaan di pilgub dan pilkada di daerah-daerah di Jabar,” katanya.

Aceng Fikri mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi politik yang telah dijalin sebelumnya untuk menghadapi perhelatan Pilkada Serentak 2018.

“Ini masih dalam taraf penjajakan dan mudah-mudahan next menjadi sebuah kekuatan baru yang kita sudah ketahui bersama bahwa di samping ada blok kita, juga ada blok lain,” katanya.

Meski demikian pertemuan ini bukan pertanda pihaknya menutup komunikasi dengan partai lainnya. Komunikasi baik tetap dijalin dengan partai lainnya seperti Golkar, PDIP, dan lainnya. “Kita bisa melakukan komunikasi politik secara bersama-sama. Ada NasDem, PKB, PPP. Ini kalau dilihat dari jumlah kursi sudah menunjukkan titik temu,” tandasnya.

Jika koalisi empat partai ini terealisasi artinya sudah cukup untuk membangun kekuatan menghadapi Pilgub Jabar. Dari 20 kursi yang menjadi syarat, empat partai ini memiliki 24 kursi. [eko/mdk]

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

close